STRUKTUR TUBUH HEWAN
MAMALIA
(Cavia cobaya)
Kelompok 5
1.
Vega
...
2.
Mualimaturrohmah (4401411097)
3.
Rizka
Nugraheni (4401411097)
4.
Safitri
Ekayanti (4401411097)
6.
Arinta
P... (4401411097)
7.
Susanti
Dwi W (4401411097)
Cavia cobaya
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Subphylum : Vertebrata
Kelas : Mammalia
Subkelas : Placentalia
Ordo : Rodentia
Subordo : Simplicidentata
Famili : Caviidae
Genus : Cavia
Spesies : Cavia cobaya
Phylum : Chordata
Subphylum : Vertebrata
Kelas : Mammalia
Subkelas : Placentalia
Ordo : Rodentia
Subordo : Simplicidentata
Famili : Caviidae
Genus : Cavia
Spesies : Cavia cobaya
KARAKTERISTIK
Marmut digolongkan sebagai hewan pengerat yang memakan
tumbuh-tumbuhan dan memiliki gigi pemotong seperti pahat yang berguna untuk
memotong dan mengerat. Membrana nictitans terdapat pada sudut mata. Lubang
telinga luar dilengkapi dengan daun telinga. Struktur kelenjar susu terletak di
lipatan paha, alat-alat kelamin luar dan tungkai terdapat pada badannya.
Tungkai depan berjari tiga dan tungkai belakang berjari empat. (Pratigno,
1982).
Cavia cobaya termasuk ordo Rodentia yang merupakan
anggota mamalia yang bagian caecumnya berkembang lebih baik dari semua mamalia
yang ada dalam satu spesies, jumlahnya kira-kira mencapai tiga ribu jenis.
(Jasin, 1989).
Marmut termasuk mamalia, yaitu hewan yang memiliki
kelenjar mamae untuk menyusui anaknya sebagai makanan pertama setelah mereka
dilahirkan. Ciri lain yang khas dari mamalia adalah tubuhnya dilindungi oleh
rambut, kulit mengandung bermacam-macam kelenjar, jari kaki mempunyai cakar,
kuku, dan telapak. Kaki beradaptasi untuk berjalan, memanjat, menggali tanah,
loncat. Marmut merupakan hewan berdarah panas. (Brotowidjoyo, 1993).
INSPECTIO

A.
Caput
1.
Rima
oris
2. Nares Anteriores
3. Organon Visus
4. Auriculae
5. Porus Acusticus
A. Cervix
B. Truncus
1.
Thorax
2.
Dorsum
3.
Papillae
mamae
4.
Abdomen
5.
Glutea
6.
Perineum
7.
Anus
8.
Cauda
C.
Extremitas
1.
Cranialis
a.
brachium
b.
antibrachium
c.
Manus
d.
C. Pelvicus
2.
Caudalis
a.
Femur
b.
Crus
c.
Pes
SECTIO

SISTEM
DIGESTORIUM

A.
Tractus
digestivus
1.
Cavum
nasi
2.
Pharynx
3.
Ventriculus
4.
Intestinum
tenue
5.
Duodenum
6.
Caecum
7.
Intestinum
crassum
8.
Rectum
9.
Anus
B.
Glandula
digestivus
1.
Hepar
2.
Vesica
fellea
3.
Pancreas
4.
Ductus
choledochus
5.
Ductus
hepaticus
6.
Ductus
cysticus
SISTEM UROGENITAL
A.
ORGANA
UROPUTICA
1.
Ren
a.
Cortex
b.
Medulla
c.
Pyramida
malphigi
2.
Ureter
3.
Vesica
urinaria
4.
Urethra
B.
ORGANA
GENITALIA
1.
Feminine
a.
Interna
1)
Ovarium
2)
Uterus
b.
Eksterna
1)
Vagina
2)
Vulva
3)
Labium
majus
4)
Labium
minus
5)
Clitoris
2. Masculine
a. Interna
1) Testis
2) Epydidimis
- Caput
- D. deferens
- D. ejaculation
b. Eksterna
1) Penis
c. Kelenjar
(Glandula)
1) G. prostat
2) U. masculinus
3) G. vesicalis
4) G. seminalis
5) G.
bulbouretralis
![]() |
![]() |

|
System Respirasi
-
Nares
anterior
-
Cavum nasi
(rongga hidung) kanan dan kiri
-
Nares
posterior (lubang hidung)
-
Larinx (suatu
rongga yang letaknya di belakang pharinx)
-
Trachea,
terdapat cincin tulang rawan yang disebut annulus trachealis
-
Bronchus

System Cardiovascular (Sirkulasi Darah)
-
Sistem Sirkulasi terdiri dari jantung (Cor) dan pembuluh darah.
-
Jantung berbilik 4 : 2 atrium dan 2 ventrikel yang terpisah secara sempurna.


Sistem
Ekskresi
-
Ginjal berbentuk seperti biji kacang ruang median ginjal yang disebut
pelvis renalis berhubungan dengan kandung kemih melalui ureter.
-
Dari kandung kemih mengeluarkan uretra yang akan mngeluarkan urin melalui
saluran urin. Mammalia dominan sudah memiliki saluran yang terpisah, tidak
seperti hewan vertebrata lain yang menggunakan kloaka.
-
Mammalia memiliki saluran pembuangan sisa pencernaan melalui anus, urin
melalui uretra, dan saluran reproduksi melalui vagina dan penis.



